Langsung ke konten utama

Khutbah Jum’at / Edisi Ke-21/Minggu IV Bulan Oktober 2024

 

MENGUATKAN SEMANGAT SANTRI DALAM MERAWAT NILAI-NILAI PERJUANGAN

Oleh: Eko Rahmanto, S.Ud

(Penyuluh Agama Islam KUA Winong, Pati)

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، يُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ يَشَاءُ وَيَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ يَشَاءُ وَيُعِزُّ مَنْ يَشَاءُ وَيُذِلُّ مَنْ يَشَاءُ بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ،أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى حَبِيْبِنَا وَشَفِيْعِنَا وَقُرَّةِ اَعْيُوْنِنَا سَيِّدِنَا وَ مَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِهِ  وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْنِ  أَمَّا بَعْدُ ، فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ رَحِمَكُمُ اللّٰهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ ، قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُوْنَ لِيَنْفِرُوْا كَاۤفَّةًۗ فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِّنْهُمْ طَاۤىِٕفَةٌ لِّيَتَفَقَّهُوْا فِى الدِّيْنِ وَلِيُنْذِرُوْا قَوْمَهُمْ اِذَا رَجَعُوْٓا اِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُوْنَ ، صَدَقَ اللهُ الْعَظِيْمُ.

 

 

Hadirin Jamaah Sholat Jum’ah Rahimakumullah,

Melalui khutbah jum’at pada siang hari ini, marilah kita senantiasa meningkatkan taqwa kita kepada Allah Swt, yaitu dengan menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya, baik kapan saja, dimana saja serta dalam kondisi bagaimanapun juga. Selanjutnya, melalui khutbah jum’ah pada siang hari ini, akan saya sampaikan khutbah dengan judul “Menguatkan Semangat Santri Dalam Merawat Nilai-Nilai Perjuangan”.

Hadirin Jamaah Sholat Jum’ah Rahimakumullah, 

Dengan memperingati Hari Santri Nasional beberapa hari yang lalu, tepatnya tangga 22 Oktober, kita perlu merenungi perjuangan kaum santri, kyai dan pesantren dalam hal tafaqquh fid din dan dampaknya dalam pembangunan sosial kemasyarakatan.

Allah Swt berfirman dalam Q.s. At-Taubah ayat 122 sebagai berikut,

۞ وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُوْنَ لِيَنْفِرُوْا كَاۤفَّةًۗ فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِّنْهُمْ طَاۤىِٕفَةٌ لِّيَتَفَقَّهُوْا فِى الدِّيْنِ وَلِيُنْذِرُوْا قَوْمَهُمْ اِذَا رَجَعُوْٓا اِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُوْنَ ࣖ

Artinya: “Tidak sepatutnya orang-orang mukmin pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa sebagian dari setiap golongan di antara mereka tidak pergi (tinggal bersama Rasulullah) untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali, agar mereka dapat menjaga dirinya?”

Ibnu Katsir rahimahullah dalam tafsirnya meriwayatkan dari sayyidina Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, bahwa maksud dari ayat ini ialah supaya mereka yang tidak ikut berjuang dapat memiliki fokus untuk memperdalam ayat-ayat Al-Quran yang baru turun, atau pun ilmu-ilmu keagamaan lainnya yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Yang demikian itu supaya para masyarakat lainnya yang pulang setelah berjuang dapat belajar dari mereka yang mempelajari ilmu-ilmu baru tersebut lebih dulu bersama Nabi.

Misi tafaqquh fid-diin, yakni misi memperdalam ilmu agama merupakan sesuatu yang telah menjadi  bagian penting dari kehidupan umat Islam sejak masa Rasulullah SAW hingga zaman kita pada hari ini. Sejatinya misi ini sangatlah bertautan erat dengan misi dakwah menyebarkan ajaran Islam, sebagaimana kita ketahui bersama dari kandungan ayat tadi.

 

Hadirin Jamaah Sholat Jum’ah Rahimakumullah,

Umat Islam diperintahkan Allah untuk memakmurkan bumi ini dan menciptakan kehidupan yang baik. Sedang ilmu pengetahuan adalah sarana untuk mencapai tujuan tersebut. Setiap sarana yang diperlukan untuk melaksanakan kewajiban, adalah wajib pula hukumnya. Dalam hal ini, para ulama Islam telah menetapkan suatu kaidah yang berbunyi:

مَا لاَ يَتِمُّ الوَاجِبُ إِلاَّ بِهِ فَهُوَ وَاجِبٌ

Artinya: ““Perkara wajib yang tidak sempurna kecuali dengannya, maka perantara itu menjadi wajib.”

 

Hadirin Jamaah Sholat Jum’ah Rahimakumullah,

Sejak kehadirannya, kelompok Pesantren dan Santri mendedikasikan pengabdiannya kepada masyarakat pedesaan secara sederhana. Pengabdian tersebut diwujudkan dalam bentuk pelayanan yang bersifat keagamaan kepada masyarakat.

Kehadiran santri pada awalnya memang sebagai pelajar dan penyiar agama Islam. Namun lebih jauh dari itu, kelompok santri berikhtiar meletakkan visi dan kiprahnya dalam kerangka pengabdian sosial, yang pada mulanya ditekankan kepada pembentukan moral keagamaan. Pada perkembangannya peran santri dikembangkan kepada upaya pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Dalam konteks seperti ini, para santri pada dasarnya merupakan pendidik yang sarat dengan nuansa reformasi sosial.

Sejalan dengan apa yang disabdakan oleh Rasulullah Saw,

وَإِنَّ فَضْلَ الْعَالِمِ على الْعَابِدِ كَفَضْلِ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ على سَائِرِ الْكَوَاكِبِ

Artinya: “Sesungguhnya keutamaan seorang yang berilmu dibanding ahli ibadah, seperti keutamaan bulan di malam purnama dibanding seluruh bintang- bintang.” (HR. Abu Dawud no.3641, Ibnu Majah no.223, dari hadits Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu)

 

Melalui hadis diatas, dapat dipahami bahwasanya keutamaan ahli ilmu di atas ahli ibadah disebabkan ahli ibadah belum tentu kebaikannya dapat bermanfaat bagi orang lain. Maka sudah jelas bahwa keutamaan ahli ilmu ialah terletak pada kontribusinya dan kebermanfaatannya bagi sesama umat manusia.

 

Hadirin Jamaah Sholat Jum’ah Rahimakumullah,

Dalam era saat ini, di mana banyak tantangan dan perpecahan, semakin dipentingkan menjadikan peringatan Hari Santri Nasional sebagai momentum bagi kita untuk mengambil berbagai inspirasi positif dari Fatwa dan Resolusi Jihad serta nilai-nilai positif yang kita bisa kita dapatkan dari kehidupan dan masyarakat Pesantren dan Santri. Kita perlu menyadari bahwa kita memiliki sejarah panjang perjuangan yang didasari oleh nilai-nilai luhur, di mana ulama dan santri berdiri di garis depan, bersama-sama dengan rakyat, berjuang demi Indonesia.

Lewat semangat jihad dan perjuangan yang diilhami oleh ajaran-ajaran Islam, para santri telah menunjukkan bahwa Islam dihadirkan dengan berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, tanah air, hingga segenap umat manusia. Tidak hanya dengan mewujudkan dan mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia dari semenjak kemerdekaannya hingga hari ini, bahkan kalangan Ulama dan Santri membuktikan kontribusi Indonesia bagi tegaknya perdamaian dan kemaslahatan kemanusiaan di seluruh dunia.

 

Hadirin Jamaah Sholat Jum’ah Rahimakumullah,

Demikian khutbah jum’ah yang dapat kami sampaikan. Semoga kita dapat mengambil nilai hikmah hari santri sebagai penyemangat untuk memberikan kontribusi positif bangsa masyarakat, bangsa dan negara yang kita cintai ini. Semoga kita dapat hidup secara aman, damai, makmur dan sentosa, hidup bahagia sejahtera, gemah ripah loh jinawi di bumi Indonesia yang kita cintai ini. Semoga Negara kita Indonesia benar-benar menjadi Negara yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

Semoga kita semua diberi umur panjang oleh Allah Swt, sehat wal ‘afiyat, fi tha’atillah, istiqomah ibadah kita, rizki yang agung, halal, barokah, putra-putri yang sholih dan sholihah, keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah dan dapat meninggal dunia dalam keadaan Iman, Islam, serta khusnul khotimah dan pada gilirannya bisa dakholal jannah ma’al ambiya’ wal mursalin wal auliya’ wasy-Syuhada’ wash-shalihin. Amiin ya rabbal alamin.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ اْلكَرِيْمِ وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ، وَأَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم

 

KHUTBAH KEDUA

 

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ وَكَفَى، وَأُصَلِّيْ وَأُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُصْطَفَى، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَهْلِ الْوَفَا. أَشْهَدُ أَنْ لَّا إلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ عَظِيْمٍ، أَمَرَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ عَلَى نَبِيِّهِ الْكَرِيْمِ فَقَالَ: إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا.

اللهم صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ فِيْ العَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ والْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ. اَللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالْبَغْيَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَن، مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَةً، اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

عِبَادَ اللهِ، اِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَاءِ ذِيْ الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوْا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرُكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

 NASKAH DAPAT DIDONWLOAD DISINI 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BULETIN KHUTBAH JUM'AT KUA KECAMATAN WINONG, KABUPATEN PATI

  Naskah Khutbah Jum’at Ditulis Oleh: Eko Rahmanto, S.Ud (Penyuluh Agama Islam Kua Kecamatan Winong, Kab. Pati)   1.                   Edisi 1_Mei 2024_Spirit Islam Dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan https://drive.google.com/file/d/1GpHcVzcHiB6N2okYgg69nmMgZCg_QQcm/view?usp=drive_link   2.                   Edisi 2_Minggu 1_Juni 2024_Membumikan Nilai Pancasila Menguatan Moderasi Beragama https://drive.google.com/file/d/1YbuFEQIec6dCLV-pUuYKgSx45UBqj-sQ/view?usp=drive_link   3.                   Edisi 3_Minggu 2_Juni 2024_Mendekatkan Diri Kepada Allah Swt, Jalan Menuju Taqwa https://drive.google.com/file/d/16R1pLUMT88k9M2UrSApuI7mIoZvDJtAr/view?usp=drive_link   4.    ...

Pembinaan Muallaf di KUA Kecamatan Winong, Pati

  Oleh: Eko Rahmanto, S.Ud (kontributor)   Winong, 30 September 2024_Kepala KUA Winong, memberikan pembinaan kepada seorang Mualaf dari desa Kudur, Winong, Pati di KUA Kecamatan Winong, Kabupaten Pati Jawa Tengah. ABD. Kafi, M.Ag (Kepala KUA Winong) dalam pembinaannya menyampaikan beberapa point penting untuk menguatkan keimanan dari mualaf yang bernama Ibu Sulastri. Dalam pembinaanya, Abd Kafi, M.Ag menjelaskan bahwa keimanan, keislaman merupakan nikmat yang terbesar yang harus disyukuri dan dijaga sampai akhir hayat. Dalam Al-Qur’an surat Ali Imran ayat 102, telah dijelaskan bahwa يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim”. Islam adalah agama yang moderat dan tidak ada paksaan dalam memeluk agama Islam. Namun, segala pilihan berdasarkan...

UPAYA MEMBANGUN KELUARGA SAKINAH

  UPAYA MEMBANGUN KELUARGA SAKINAH Oleh: Eko Rahmanto, S.Ud Pernikahan, disebut sebagai mutsaqan ghalidza (ikatan yang kuat) sehingga menuntut kepada pasangan yang telah memantapkan diri untuk menikah, mampu menjaga pernikahannya agar langgeng dan bahagia.   Sebagaimana disebutkan dalam UU N o. 1 Tahun 1974, p asal 1 , “ Perkawinan ialah ikatan lahir bathin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Mahaesa ” . Sebagaimana yang dikemukakan pula dalam al-Qur’an surat ar-Rum ayat 21, bahwa pernikahan bertujuan untuk membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah . Keluarga yang penuh dengan kedamaian, cinta dan kasih sayang. Untuk mewujudkan itu, tentu saja dibutuhkan peran bersama antara suami dan istri, bagaimana mengelola keluarga, mengelola konflik dalam rumah tangga, dapat dilakukan secara bersama-sama dengan komunikasi yang baik antar pas...